MEMBANGUN POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT MELALUI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DI SDN 2 TANJUNGSARI
BUILDING A CLEAN AND HEALTHY LIFESTYLE THROUGH REPRODUCTIVE HEALTH EDUCATION AT SDN 2 TANJUNGSARI
DOI:
https://doi.org/10.53599/jap.v4i1.451Keywords:
Anak usia sekolah dasar, kebersihan organ reproduksi, perilaku hidup bersih dan sehatAbstract
Abstrak
Rentang usia 6 hingga 12 tahun, anak-anak memasuki fase sekolah dasar dimana pertumbuhan dan perkembangan mereka berlangsung dengan sangat pesat. Kesehatan merupakan aspek penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama pada usia sekolah dasar. Pada fase ini, anak berada dalam masa transisi dari ketergantungan penuh pada orang tua menuju kemandirian, termasuk dalam menjaga kebersihan dan kesehatan dirinya. Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi salah satu upaya preventif yang dapat ditanamkan sejak dini agar anak terbiasa menjaga kesehatan tubuh dan lingkungannya. Kegiatan pengabdian ini adalah pemberian edukasi dengan media power point tentang cara menjaga kebersihan organ reproduksi. Kegiatan pengabdian ini berlangsung di SDN 2 Tanjungsari Tulungagung pada hari Sabtu 13 September 2025, yang dilaksanakan pada kelas 5 dan 6 yang diikuti oleh 69 murid. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran murid sekolah dasar mengenai pentingnya menjaga kebersihan reproduksi sejak dini.
Abstract
Between the ages of 6 and 12 years, children enter the elementary school phase where their growth and development takes place very rapidly. Health is an important aspect in supporting the growth and development of children, especially at elementary school age. In this phase, children are in a transition period from complete dependence on parents to independence, including maintaining personal hygiene and health. A Clean and Healthy Lifestyle (PHBS) is one of the preventive measures that can be instilled from an early age so that children get used to maintaining a healthy body and environment. This service activity provided education through power point media about how to maintain the cleanliness of reproductive organs. This service activity took place at SDN 2 Tanjungsari Tulungagung on Saturday 13 September 2025, which was carried out in grades 5 and 6, attended by 69 students. Overall, this activity succeeded in increasing elementary school students' understanding and awareness of the importance of maintaining reproductive hygiene from an early age.
References
Akbar, F. et al. (2023) ‘Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak Sekolah Dasar’, Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia, 4(01), pp. 44–53. Available at: https://doi.org/10.33088/jspi.4.01.44-53.
Balumbi, M. et al. (2018) ‘The importance of reproductive health education for elementary school children: Long‑term benefits and challenges in implementation ‑ A literature review’, (January), pp. 1–6. Available at: https://doi.org/10.4103/jehp.jehp.
Hajri, W.S. et al. (2025) ‘Jaga Diri, Jaga Privasi: Interaktif Edukatif Pencegahan Pelecehan Seksual pada Anak Usia Sekolah’, Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), pp. 279–286. Available at: https://doi.org/10.53770/amjpm.v4i2.438.
Harahap LJ and Harahap LJ (2022) ‘Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Seksual Remaja di SMA Negeri 8 Padangsidimpuan’, Bioedunis Journal, 01(2), pp. 67–72.
Husna, D.R. (2025) ‘Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat di Ra At Thoyyibah Singogalih Tarik Sidoarjo’, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), pp. 6–11. Available at: https://doi.org/10.59971/jpkm.v2i1.176.
Kusumaningrum, N., Wulandari, R.F. and Africia, F. (2025) ‘Program Edukasi Pola Konsumsi Makanan Pada Remaja: Educational Program for Food Consumption Patterns in Adolescents’, Jurnal Abdimas Pamenang, 3(1), pp. 15–18. Available at: https://jurnal.stikespamenang.ac.id/index.php/jap/article/view/270.
Masfiah, S., Shaluhiyah, Z. and Suryoputro, A. (2013) ‘Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja (PKRR) Dalam Kurikulum SMA Dan Pengetahuan & Sikap Kesehatan Reproduksi Siswa’, Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Vol., 8(1), pp. 69–78.
Natalia, D.A. and Minanda, C. (2025) ‘Menengah Di Provinsi Kalimantan Barat Development And Characteristics Of Middle-Class Society In West Kalimantan Province’, 11(1), pp. 42–56.
Nurhayati, E. (2023) ‘Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi’, Indonesian Journal of Nursing Health Science, 8(1), pp. 91–98. Available at: https://doi.org/10.47007/ijnhs.v8i1.6234.
Putra, I.D. et al. (2024) ‘Manajemen Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Hidup Anak di Panti Asuhan’, Jurnal Pengabdian Kesehatan, 7(4), pp. 625–632. Available at: https://doi.org/10.31596/jpk.v7i4.455.
S, S. (2024) ‘Pentingnya Mengutamakan Kesejahteraan Mental Siswa Bagi Puncak Pencapaian Pedagogis’, EDUCHILD (Journal of Early Childhood Education), 4(1), pp. 14–31. Available at: https://doi.org/10.30863/educhild.v4i1.5509.
Tania, M., Putri, S.D.P. and Iklima, N. (2025) ‘Menjaga Kebersihan Reproduksi pada Remaja’, IV, p. 6. Available at: https://www.city.kawasaki.jp/500/page/0000174493.html.
Tasya Alifia Izzani, Selva Octaria and Linda Linda (2024) ‘Perkembangan Masa Remaja’, JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), pp. 259–273. Available at: https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578.
Yusuf, O.Y.H. et al. (2025) ‘Arus Jurnal Sosial dan Humaniora ( AJSH ) Pentingnya Pendidikan Sex Education pada Anak Usia Dini’, 5(2).