EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN DAN TERAPI PIJAT LAKTASI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN MENGURANGI PERMASALAHAN MENYUSUI TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN MASTITIS DI KLINIK SAHARA KOTA PASURUAN
THE EFFECTIVENESS OF HEALTH EDUCATION AND LACTATION MASSAGE THERAPY IN INCREASING KNOWLEDGE AND REDUCING BREASTFEEDING PROBLEMS IS NOT EFFECTIVE IN MASTITIS PATIENTS AT THE SAHARA CLINIC IN PASURUAN CITY
DOI:
https://doi.org/10.53599/jap.v4i1.363Kata Kunci:
Menyusui Tidak Efektif, Terapi Pijat Laktasi, Mastitis, Innefective Breastfeeding, Lactation Massage TherapyAbstrak
Latar Belakang: Menyusui tidak efektif merupakan masalah yang sering dialami oleh ibu postpartum dan dapat menyebabkan komplikasi seperti mastitis, yaitu peradangan pada jaringan payudara yang menimbulkan nyeri dan ketidaknyamanan. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu postpartum tentang terapi pijat laktasi dalam mengatasi masalah menyusui tidak efektif pada pasien mastitis. Metode: Pengabdian dilaksanakan di Klinik Sahara Kota Pasuruan dengan sasaran 20 ibu postpartum yang mengalami menyusui tidak efektif, termasuk 5 orang dengan mastitis. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, dan demonstrasi langsung terapi pijat laktasi. Hasil: Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pengetahuan ibu menyusui mengenai terapi pijat laktasi, dengan tingkat pemahaman mencapai 80% setelah edukasi. Peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Pemberian edukasi yang tepat dan informasi yang akurat mengenai manfaat pijat laktasi terbukti meningkatkan pemahaman ibu dalam mengatasi kesulitan menyusui akibat mastitis. Kesimpulan: Terapi pijat laktasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu postpartum mengenai upaya mengatasi menyusui tidak efektif akibat mastitis. Pijat laktasi dapat dijadikan alternatif terapi nonfarmakologis yang aman dan bermanfaat dalam mendukung keberhasilan menyusui serta kesehatan ibu dan bayi.
Abstract
Background: Ineffective breastfeeding is a common problem experienced by postpartum mothers and may lead to complications such as mastitis, which is an inflammation of breast tissue that causes pain and discomfort. Objective: This community service activity aimed to improve postpartum mothers’ knowledge about lactation massage therapy in overcoming ineffective breastfeeding among patients with mastitis. Methods: The activity was conducted at Sahara Clinic, Pasuruan City, involving 20 postpartum mothers who experienced ineffective breastfeeding, including 5 mothers diagnosed with mastitis. The implementation methods included lectures, discussions, and direct demonstrations of lactation massage techniques. Results: The results showed a significant improvement in mothers’ knowledge about lactation massage therapy, with the level of understanding reaching 80% after the educational session. Participants demonstrated enthusiasm and active participation throughout the activity. Providing accurate information and proper education about the benefits of lactation massage proved effective in increasing mothers’ understanding of how to overcome breastfeeding difficulties caused by mastitis. Conclusion: Lactation massage therapy is effective in improving postpartum mothers’ knowledge about efforts to overcome ineffective breastfeeding due to mastitis. It can serve as a safe and beneficial non-pharmacological alternative therapy to support successful breastfeeding and promote maternal and infant health.
Referensi
Ahmaniyah, Indriyani, R., Hidayati, N. W., Aulia, & Satriawati, A. C. (2023). Mastitis dengan Depresi Postpartum : Literature Review. Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan, 13(2), 46–50.
Anggara, mardiana ovie. (2020). Hubungan Teknik Menyusui dengan Risiko Terjadinya Mastitis Pada Ibu Menyusui. https://repositri.stikesppniac.id/handie/12345789/562
Azizah, E. N., Prasetiyarini, A., Damanik, C., & Meihartati, T. (2022). Pengaruh Pijat Laktasi Terhadap Kelancaran Pengeluaran ASI Pada Ibu Post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Baqa Kota Samarinda. Multidiciplinary Scientifict Journal, 86–94.
Istianingsih, yuni, A, dita rahmaika, Romadhona, N., Riffeby, seykha adhani, & Putri, Y. (2023). Buku Saku Pijat Laktasi.
Maisarah, P., & Tambunan, H. (2024). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas dengan Mastitis. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu Dan Anak, 4(1), 32–37.
Niaranggorowati, D. (2019). Asuhan Keperawatan Menyusui Tidak Efektif dengan Pemberian Kompres Kubis.
Nurjanah, L., & Rofika, A. (2023). Efektifitas Pijat Laktasi Terhadap Kelancaran Produksi ASI Pada Ibu Post Partum di PMB Carniah Jakarta. Science Journal of Midwifery, 137–144.
Pemilana, P. D., Rambe, K. S., Purwana, R., & Noviyanti, W. (2023). Hubungan Frekuensi Menyusui Dan Teknik Menyusui dengan Bendungan ASI Pada Ibu Nifas di Klinik Alisha Medan. Journal of Pharmaceutical and Science, 1, 225–233.
PPNI, T. pokja S. D. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia.
PPNI, T. pokja S. D. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.
Rahmawati, N., & Karana, I. (2023). Pengaruh Pijat Laktasi Pada Ibu Nifas Terhadap Produksi ASI. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(1), 17–22.Rianda, F., & Megasari, M. (2022).
Metode Pijat Laktasi Pada Ibu Nifas Untuk Melancarkan Pengeluaran ASI di Klinik Pratama Arrabih. Current Midwifery Journal, 2, 159–169.
Puspitasari, R. . H., Kusuma, E., Nastiti, A. D., & Handayani, D. (2022). Case Study: Observation of Dysmenorrhea Pain Removal With Hypnotherapy Method. Jurnal Keperawatan, 14(S2), 375–382.
Puspitasari, R. A. H., Nastiti, A. D., & Handayani, D. (2024). Antenatal Care ( ANC ) as an Early Health Detection Program for Pregnant Women. Jurnal Of Community for Multidisiplinary (JCEMTY), 02(02), 83–91.
Setiani, T., & Haryani, S. (2022). Pengelolaan Menyusui Tidak Efektif Pada Post Partum Spontan Indikas Ketuban Pecah Dini. Jurnal of Holistics and Health Sciences, 4(1).
Sitorus, R., S, grace erlyn damayanti, Anuhgera, diah evawanna, Ritonga, nikmah jalilah, & Octavariny, R. (2021). Pemberian Kompres Kentang Terhadap Mastitis Non Infeksi Pada Ibu Menyusui. Jurnal Kebidanan Kestra, 3(2). https://doi.org/10.35451/jkk.v3i2.595
Sulistyani, R. D., & Haryani, S. (2023). Gambaran Pengelolaan Menyusui Tidak Efektif pada Ibu Post Partum Spontan di Puskesmas Guntur 2 Kabupaten Demak. Jurnal of Holistics and Health Sciences, 5(1), 144–154.
Tristanti, I., & Nasriyah. (2019). M astitis (Literatur Review). Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 10(2), 330–337.
Widyastutik, D., Ernawati, Pratiwi, erindra nur, Silvi, M., & Pratiwi, D. (2021). Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu Postpartum Melalui Edukasi Family Centered Maternity Care (FCMC) Tentang Pijat Oksitosin Dalam Keberhasilan Menyusui di Wilayah Puskesmas Gambir Sari Surakarta. Jurnal Salam Sehat Masyarakat, 3(2), 53–66.
Wulandari, Y., Priyanti, D., Supatmi, S., & Aviari, V. A. (2021). Studi Kasus Masalah Keperawatan Menyusui Tidak Efektif Pada Ibu Post Partum. Indonesia Academia Health Sciences Journal, 2(1), 1–6.