UPAYA PENATALAKSANAAN DEPRESI DENGAN SCREENING DAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA
DEPRESSION MANAGEMENT EFFORTS WITH SCREENING AND COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY TO ELDERLY IN TRESNA WERDHA SOCIAL ASSOCIATES
DOI:
https://doi.org/10.53599/jap.v4i1.411Keywords:
Depresi, Lansia, cognitive behavior therapy, elderlyAbstract
Abstrak
Kelompok usia lanjut yang tinggal terpisah dari keluarga yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha kecenderunagan rentan mengalami gangguan mental depresi dengan perasaan sedih, ketidakberdayaan, dan pesimis, sehingga mengurangi kualitas hidup lansia. Jika kondisi tersebut tidak segera ditangani dapat terjadi masalah kegawatdarutan mental resiko bunuh diri yang rentan mengalami kematian. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mencegah serta penatalaksanaan depresi pada lansia, supaya tercapainya kesejahteraan mental selama tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha. Kegiatan PKM ini digunakan tiga tahapan metode yaitu pertama perencanaan meliputi survey lokasi, proposal, perijinan, menyusun media screening Beck Deppression Inventory (BDI). Kedua implementasi dilakukan screening BDI kepada semua lansia, kemudian tindakan cognitive behavior therapy (CBT) kepada lansia yang mengalami depresi. Ketiga tahap evaluasi pada keseluruhan proses kegiatan sekaligus pemberian intervensi CBT pada lansia depresi dengan menganalisa perubahan score BDI pada pre dan post intervensi CBT. Hasil kegiatan ini menunjukkan hasil screening BDI pada lansia depresi menjadi menurun menjadi normal sebanyak 62.5%. Maka tindakan screening BDI dan CBT pada lansia direkomendasikan sebagai upaya screening depresi sekaligus CBT kuratif untuk membantu mengurangi masalah depresi pada lansia yang tinggal di lingkungan khusus di panti sosial dengan kolaborasi sinergis antara pihak Panti Sosial Tresna Werdha, keluarga, dan tenaga kesehatan dalam menciptakan lingkungan aman yang mendukung peningkatan kesehatan mental lansia supaya tetap aktif serta produktif secara fisik dan sosial.
Abstract
Elderly living separately from their families in the social care facility are prone to experiencing mental disorders such as depression, feelings of sadness, helplessness, and pessimism, which can reduce their quality of life. If condition is not addressed immediately, it can lead to mental emergencies suicide risk, which can lead to death. The purpose this community service was prevented and manage depression to elderly, in order to achieve mental well-being while living in the Tresna Werdha social care facility. This PKM activity used three methods stages: first, planning, including location surveys, proposals, permits, and compiling Beck Depression Inventory (BDI) screening media. Second, implementation involves BDI screening for all elderly, followed by specific cognitive behavioral therapy (CBT) measures for elderly with depression. Third, evaluation was carried out on entire activity process, as well as providing CBT interventions for depressed elderly by analyzing changes in BDI scores pre- and post-CBT intervention. The results this activity indicate that the BDI screening results for depressed elderly people have decreased to normal by 62.5%. Therefore, BDI screening and CBT for the elderly will recommend as a preventive BDI and curative CBT approach to help reduce depression to elderly residents living in special social care settings. This synergistic collaboration between the Tresna Werdha Social Care Center, families, and healthcare professionals creates a safe environment that supports mental health to elderly, allowing them to remain physically and socially active and productive.
References
Afna Hanung Azizah, Sri Warsini, K. P. Y. (2023) ‘Hubungan stres akademik dengan kecenderungan depresi mahasiswa ilmu keperawatan Universitas Gadjah Mada pada masa transisi Pandemi COVID-19’, Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas, 7(2), pp. 114–123. doi: 10.22146/jkkk.84827.
‘BPS-Statistics Indonesia’ (2018), (August).
Dewa Gede, Agung Agus S, Cristin Wiyani, R. E. (2017) ‘Pengaruh art therapy ( terapi menggambar) terhdap stress pada lansia’, Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 13(2), pp. 192–202.
Hurlock, E. B. (2015) Psikologi perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Keliat, B. A. (2016) Modul keperawatan jiwa. Depok.
Rita Benya Adriani, Siti Mardiyah, Dipo Wicaksono, Deoni Vioneery, Maula Mar’atus Solikhah, Siti Sarifah, Khalid Fredy, Nadya Puspita, Martini Listrikwati, Nurul Devi Ardiani, I. U. (2022) Pengantar keperawatan gerontik. 1st edn. Sukoharjo: Pradina Pustaka.
Sofyan, A. A., S, S. and H, H. (2022) ‘Perbedaan Tingkat Depresi pada Lansia yang Tinggal di Panti Sosial Tresna Wedha dan Yang Tinggal di Rumah di Kecamatan Bondowoso’, Progresif : Media Publikasi Ilmiah, 10(2), pp. 45–51. doi: 10.61595/progresif.v10i2.515.
Stuart, G. . (2016) Prinsip dan praktik keperawatan jiwa Stuart (terjemahan) Jilid 1 & 2. Singapore: Elsevier.
Sukrillah, U. A. et al. (2018) ‘Penatalaksanaan non-farmakologis reminiscence group therapy sebagai upaya untuk menurunkan tingkat depresi pada lansia’, Link, 13(2), p. 38. doi: 10.31983/link.v13i2.2925.
Yektiningsih, E. (2020) ‘Systematic review: pelayanan intervensi keperawatan jiwa pada lansia di masyarakat’, Jurnal Ilmiah Pamenang, 3(1), pp. 16–26. doi: https://doi.org/10.53599/jip.v3i1.77.
Yeni Devita and Pratiwi Gasril (2022) ‘Deteksi dini kejadian depresi pada lansia’, Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 6(2), pp. 164–166. doi: 10.37859/jpumri.v6i2.3630.
Zulvana, Z., Yektiningsih, E. and Yuliansari, P. (2024) ‘Penerapan Relaksasi Spirotif pada Lansia dalam Upaya Pencegahan Kecemasan di Posyandu Lansia Dusun Ngemplak Kediri’, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada, 6(1), pp. 47–55. doi: 10.47859/wuj.v6i1.458.