PELATIHAN TANGGAP BENCANA GEMPA BUMI MELALUI PEMBENTUKAN TIM SIAGA DAN JALUR EVAKUASI DI PONDOK PESANTREN NURUL JADID

DISASTER RESPONSE TRAINING FOR EARTHQUAKE THROUGH THE ESTABLISHMENT OF ALERT TEAMS AND EVACUATION ROUTES AT NURUL JADID ISLAMIC BOARDING SCHOOL

Authors

  • Baitus Sholehah Universitas Nurul Jadid
  • Husni Hidayati Universitas Nurul Jadid
  • Iffatul Askiah Universitas Nurul Jadid
  • Hana Thufailah Usdah Universitas Nurul Jadid

DOI:

https://doi.org/10.53599/jap.v4i1.438

Keywords:

Tanggap Bencana, Pelatihan, Jalur Evakuasi, Pondok Pesantren

Abstract

Abstrak 

Kabupaten Probolinggo merupakan wilayah yang sering kali mengalami bencana terutama bencana gempa bumi, dikarenakan berada di zona subduksi lempeng tektonik. Pondok Pesantren (PP) Nurul Jadid Wilayah Az-Zainiyah, meruakan Pondok yang dibangun bertingkat denan jumlah santri yang cukup padat, belum memiliki kesiapsiagaan bencana yang memadai, seperti pembenukan tim siaga bencana, adanya jalur evakuasi, dan belum pernah pelatihan mitigasi. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan santri tentang mitigasi dan pertolongan pertama gempa bumi, membentuk tim siaga bencana dan merancang dan mempetakan jalur evakuasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dalam lima tahap: (1) Sosialisasi dan edukasi dengan media komik, (2) Observasi lapangan, (3) Perencanaan jalur evakuasi dan titik kumpul, (4) Pemasangan rambu evakuasi, dan (5) Evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan santri yang signifikan pasca pelatihan (dari rata-rata 22,9% menjadi 86,3%), sedangkan kerampilan dalam mempraktikan prosedur Drop, Cover, Hold On dengan benar (90%) dan keterampilan pertolongan pertama dalam melakukan balut bidai (85%), terbentuknya Tim Siaga Bencana Gempa Bumi yang terdiri dari 20 anggota, serta terinstalasinya peta dan rambu jalur evakuasi di 25 titik strategis. Program ini efektif dalam membangun kapasitas kesiapsiagaan komunitas pesantren dan membutuhkan simulasi berkala untuk keberlanjutannya.

Abstract  

Probolinggo Regency is an area that often experiences disasters, especially earthquakes, due to its location in a tectonic plate subduction zone. The Nurul Jadid Islamic Boarding School (PP) in the Az-Zainiyah area is a multi-story boarding school with a large number of students. It does not yet have adequate disaster preparedness measures in place, such as a disaster response team, evacuation routes, or mitigation training. The objectives of this community service program are to increase students' knowledge about earthquake mitigation and first aid, form a disaster response team, and design and map evacuation routes. The implementation method used a participatory approach in five stages: (1) Socialization and education using comic books, (2) Field observation, (3) Planning evacuation routes and assembly points, (4) Installation of evacuation signs, and (5) Evaluation. The results of the community service showed a significant increase in the students' knowledge after the training (from an average of 22.9% to 86.3%), while their skills in correctly practicing the Drop, Cover, Hold On procedure (90%) and first aid skills in applying bandages (85%) also improved. An Earthquake Disaster Preparedness Team consisting of 20 members was formed, and evacuation route maps and signs were installed at 25 strategic points. This program is effective in building the preparedness capacity of the pesantren community and requires periodic simulations for its sustainability.

Downloads

Published

08-01-2026