PENGARUH PEER GROUP SUPPORT TERHADAP MOTIVASI PESERTA POSYANDU REMAJA (STUDI DI DESA TERTEK KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI)
THE EFFECT OF PEER GROUP SUPPORT ON THE MOTIVATION OF YOUTH POSYANDU PARTICIPANTS: A STUDY IN TERTEK VILLAGE, PARE DISTRICT, KEDIRI REGENCY
DOI:
https://doi.org/10.53599/jip.v8i2.530Keywords:
Adolescents Health-Post, Peer Support, Motivation, Posyandu RemajaAbstract
Setiap anak usia sekolah dan remaja harus diberikan pelayanan kesehatan, salah satunya dengan pelaksanaan posyandu remaja. Rendahnya tingkat kehadiran remaja di posyandu menjadi hambatan utama dalam meningkatkan kesehatan remaja di komunitas. Remaja yang tidak mengikuti posyandu remaja berisiko mengalami keterbatasan pengetahuan serta perilaku kesehatan yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peer group support terhadap motivasi dalam mengikuti kegiatan posyandu remaja. Penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental One Group Pretest-Posttest dilakukan pada 30 remaja di Posyandu Remaja Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri pada 18 April 2026. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa peer group support diberikan kepada responden dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi mengikuti posyandu remaja setelah intervensi peer group support dengan nilai signifikansi 0,004 (p < 0,05). Artinya terdapat pengaruh peer group support terhadap motivasi dalam mengikuti posyandu remaja. Adanya peningkatan nilai motivasi setelah diberikan intervensi menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kelompok sebaya mampu menjadi stimulus yang efektif dalam mendorong partisipasi remaja pada kegiatan pelayanan kesehatan. Peer group support efektif meningkatkan motivasi untuk mengikuti kegiatan posyandu remaja dan berpotensi menjadi strategi dalam meningkatkan partisipasi remaja pada program kesehatan berbasis komunitas.
Abstract
Every school-aged child and adolescent should receive health services, one of which is through adolescent health-posts. Low adolescent attendance at these health posts became a major obstacle to improving adolescent health in the community. Adolescents who did not participate in adolescent health-posts were at risk of having limited knowledge and poorer health behaviors. This study aimed to analyze the effect of peer group support on adolescents' motivation to participate in health posts activities. A quantitative study with a pre-experimental One Group Pretest-Posttest design was conducted among 30 adolescents at the Adolescent Health Post of Tertek Village, Pare District, Kediri Regency, on April 18, 2026. The samples were selected using a purposive sampling technique. A peer group support intervention was provided to the respondents, and the data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed an increase in motivation to participate in adolescent health posts after the intervention, with a significance value of 0.004 (p < 0.05). These findings indicated that peer group support significantly affected adolescents' motivation to participate in adolescent health-posts. The increase in motivation scores after the intervention suggested that a peer-based approach served as an effective stimulus to encourage adolescent participation in health service activities. Peer group support effectively increased adolescents' motivation to participate in adolescent health-posts activities and had the potential to be a strategy for improving adolescent participation in community based health programs.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2025). Jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin, 2025 [Tabel statistik]. Badan Pusat Statistik. Diakses dari: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/WVc0%20MGEyMXBkVFUxY25KeE9HdDZkbTQzWkVkb1p6MDkjMw==/jumlah-penduduk-menurut-kelompok-umur-dan-jenis-kelamin--2025.html
Dewi, N. K. D. L., Parwati, N. W. M., & Darmayanti, P. A. R. (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kehadiran Remaja dalam Kegiatan Posyandu Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Selatan. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 10(1), 14–27. https://doi.org/10.35842/formil.v10i1.579
Ertiana, D., Septyvia, A. I., Utami, A. U. N., Ernawati, E., & Yualiarti, Y. (2021). Program Peningkatan Kesehatan Remaja Melalui Posyandu Remaja. Journal of Community Engagement and Employment, 3(1), 30–39.
Kemenkes. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 Tentang Upaya Kesehatan Anak. https://peraturan.bpk.go.id/Details/117562/permenkes-no-25-tahun-2014
Kurniawati, M., Irianto, S. E., & Nurdiansyah, T. E. (2023). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Kunjungan Posyandu Remaja di Kabupaten Pringsewu. Ghidza : Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 7(2), 347–356.
Larasaty, N. D., & Hasna, N. L. (2021). Kendala Pelaksanaan Program Posyandu Remaja di Masa Pandemi. Sinkesjar, 1(1), 911–922.
Marken, N. M. I. F. P. S. P., Mahayati, N. M. D., Ni, & Suarniti, W. (2024). The Relationship Between Knowledge, Attitude, And Peer Support With Attendance At Adolescents Health Service, Indonesia. STIKES Banyuwangi International Health Conference, 1(1), 102–112.
Maulidiyah, F. (2024). Hubungan Dukungan Sosial terhadap Perencanaan Karir Siswa SMK “Sore” Tulungagung yang Memiliki Orang Tua TKI [UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung]. http://repo.uinsatu.ac.id/52620/
Meliyanti, F., Astriana, W., & Haryanto, E. (2024). Analisis Tingkat Kehadiran Remaja di Posyandu Remaja. Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 16(2). https://doi.org/10.36729/bi.v16i1.1222
Meta, A., Majid, Y. A., & Ardianti, S. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keaktifan Remaja Mengikuti Posyandu. Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 13(2), 70–79.
Pelletier, L. G., Vallerand, R. J., Blais, M. R., & Brière, N. M. (1991). Leisure Motivation Scale (LMS-28). Laboratoire de recherche sur le comportement social, Université du Québec à Montréal. https://www.lrcs.uqam.ca/wp-content/uploads/2017/08/eml28_en.pdf
Pesurnay, Y., & Pamangin, L. O. M. (2024). Keikutsertaan Remaja Pada Posyandu Remaja Teenager. Journal of Public Health, 2(2), 75–83. https://jurnalcenderawasih.id/index.php/cjph/article/view/24/20
Sari, I. A., & Ub, A. R. (2025). The Effectiveness of the Youth Posyandu Program in Efforts to Increase Access to Adolescent Health Services. 1–12. https://archive.umsida.ac.id/index.php/archive/preprint/download/9042/65073/72092
Siahaan, G. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan Tingkat Partisipasi Remaja dalam Kegiatan Posyandu Remaja di Desa Bukit Makmur Wilayah Puskesmas Sungai Bahar 1 Kabupaten Muarso Jambi Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6(1), 36–37. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id
Widyastuti, A., Meyasa, L., & Herlinadiyaningsih. (2024). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja dengan Minat Kunjungan ke Posyandu Remaja di Desa Tuwung. Politeknik Kesehatan Kemenkes Palangka Raya. http://repo.polkesraya.ac.id/id/eprint/3932
Yasa, I. G. S., Ainurafiq, & Handriani, I. (2024). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Keluarga terhadap Minat Remaja Mengikuti Posyandu Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Atari Jaya Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Penelitian Sains Dan Kesehatan Avicenna, 3(3), 233–241.
Yuliarta, M. (2024). Hubungan Pengetahuan Remaja dan Dukungan Teman Sebaya terhadap Tingkat Kehadiran Remaja di Posyandu Remaja di Desa Olung. Repository Universitas Ngudi Waluyo.
Yuliarta, M., & Hirawati, H. (2024). Dukungan Teman Sebaya dalam Meningkatkan Kehadiran Remaja di Posyandu Remaja. Journal of Holistics and Health Sciences, 6(2), 398–405. https://doi.org/10.35473/jhhs.v6i2.418
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Pamenang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




.png)

