HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH PRAKEHAMILAN DENGAN STATUS GLIKEMIK PADA IBU NIFAS

THE RELATIONSHIP BETWEEN PREPREGNANCY BODY MASS INDEX AND GLYCEMIC STATUS AMONG POSTPARTUM WOMEN

Authors

  • Nurul Syaslin Ayustira Poltekkes Kemenkes Malang
  • Ira Titisari Poltekkes Kemenkes Malang
  • Koekoeh Hardjito Poltekkes Kemenkes Malang
  • Desy Dwi Cahyani Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.53599/jip.v8i2.508

Keywords:

Indeks massa tubuh, HbA1c, Glikemik

Abstract

Indeks massa tubuh (IMT) prakehamilan yang berlebih dapat berkaitan dengan resistensi insulin dan perubahan metabolisme glukosa selama kehamilan. Perubahan tersebut dapat memengaruhi status glikemik pada masa nifas. Status glikemik dapat dinilai melalui pemeriksaan hemoglobin terglikasi (HbA1c), dengan mempertimbangkan kondisi fisiologis dan hematologis ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara IMT prakehamilan dan status glikemik pada ibu nifas berdasarkan pemeriksaan HbA1c di wilayah kerja Puskesmas Ngasem, Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data IMT prakehamilan diperoleh dari buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), sedangkan data status glikemik diperoleh melalui pemeriksaan HbA1c. Populasi penelitian terdiri atas 59 ibu nifas, dengan 26 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji korelasi peringkat Spearman dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 14 responden (87,5%) yang memiliki IMT prakehamilan normal juga memiliki status glikemik normal. Analisis korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara IMT prakehamilan dan status glikemik pada ibu nifas (p = 0,045). Arah dan kekuatan hubungan perlu ditafsirkan berdasarkan koefisien korelasi dan pengodean kategori variabel. Temuan ini mendukung pentingnya pengelolaan berat badan sebelum kehamilan dan pemantauan kesehatan metabolik pada masa nifas.

Abstract 

Excessive pre-pregnancy body mass index (BMI) may be associated with insulin resistance and alterations in glucose metabolism during pregnancy. These changes may also be related to glycemic status during the postpartum period. Glycemic status can be assessed using glycated hemoglobin (HbA1c), although its interpretation should consider maternal physiological and hematological conditions. This study aimed to analyze the relationship between pre-pregnancy BMI and glycemic status among postpartum women based on HbA1c measurements in the catchment area of Ngasem Public Health Center, Kediri Regency, Indonesia. An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted. Pre-pregnancy BMI data were obtained from the Maternal and Child Health (MCH) handbook, while glycemic status was assessed through HbA1c testing. The study population consisted of 59 postpartum women, of whom 26 were selected using purposive sampling. Data were analyzed using Spearman's rank correlation test, with a significance level of α = 0.05. The results showed that 14 respondents (87.5%) with normal pre-pregnancy BMI also had normal glycemic status. Spearman's rank correlation analysis revealed a statistically significant relationship between pre-pregnancy BMI and glycemic status among postpartum women (p = 0.045). The direction and strength of this relationship should be interpreted based on the correlation coefficient and the coding of the study variables. These findings highlight the importance of weight management before pregnancy and metabolic health monitoring during the postpartum period.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chudri, J., Sudarma, V., Handayani, A., & Chondro, F. (2024). DAMPAK DIABETES MELITUS PADA USIA PRODUKTIF. 1.

Dania, Ardiansyah, & Arjuna. (2024). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUDING BESAR KABUPATEN BANGKA TAHUN 2023. Nursing Science Journal (NSJ), 5(1), 48–55. https://doi.org/10.53510/nsj.v5i1.231

Fauziyyah, M. H., & Utama, F. (2024). LITERATURE REVIEW : FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS DI INDONESIA. 8.

Hadiono, Jennifer Irene Amorita, 2023. (n.d.). Faktor Risiko Kadar Glukosa dan HbA1c pada Kejadian Komplikasi Diabetes Melitus di RSUD Kota Makassar. Universitas Hasanuddin Repository. Retrieved http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/15482

International Diabetes Federation. (2021). IDF Diabetes Atlas 10th edition. Retrieved from:https://diabetesatlas.org/ [Graphic].

Irawan, Q. P., Utami, K. D., Reski, S., & Saraheni. (2022). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kadar HbA1c pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Rumah Sakit Abdoel Wahab Sjahranie. Formosa Journal of Science and Technology, 1(5), 459–468. https://doi.org/10.55927/fjst.v1i5.1220

Katreddy, M. V. (2013). Hemoglobin A1c in early postpartum screening of women with gestational diabetes. World Journal of Diabetes, 4(3), 76. https://doi.org/10.4239/wjd.v4.i3.76

Rahman, Sylvia Meristika., et al. (2020). Efektivitas Terapi Ketogenik terhadap Penurunan Obesitas pada Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinunggal Kabupaten Sumedang. Jurnal Kesehatan Pertiwi, 2(1), 22–29. https://doi.org/10.37341/jkep.v2i1.150

Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). (2018). Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. 2018. [Graphic].

Soebagijo Adi Soelistijo, Ketut Suastika, Dharma Lindaro, & Eva Decroli. (2024). Buku Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2024. PB PERKENI.Soebagijo,et al. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di INDONESIA. Indonesia PB Perkeni.pdf. Indonsia PB Perkeni.

Vivian Nanny.dkk. (2023). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas. Salemba Medika.

World Health Organization.2023. (n.d.). World Diabetes. Retrievedfrom: Https://www.who.int/newsroom/factsheets/detail/diabetes

Downloads

Published

19-10-2026