ANALISIS WORKLOAD KARYAWAN RUMAH SAKIT SELAMA PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN NASA-TASK LOAD INDEX

WORKLOAD ANALYSIS OF HEALTH PERSONNEL DURING COVID-19 PANDEMIC BASED ON NASA-TASK LOAD INDEX

Authors

  • Fannidya Hamdani Zeho Stikes Pamenang Kediri
  • luluk susiloningtyas luluk Stikes Pamenang
  • Bambang Wiseno Stikes Pamenang Kediri

DOI:

https://doi.org/10.53599/jip.v5i1.123

Keywords:

Workload, NASA-TLX, COVID-19, Beban Kerja

Abstract

Abstrak  

COVID -19 berdampak besar pada pengelolaan layanan kesehatan khususnya di rumah sakit. Sebagai garda terdepan dalam mengatasi pandemic COVID-19 rumah sakit dituntut tetap melayani dan mengobati pasien khusunya yang teinfeksi COVID-19. Faktor-faktor seperti jumlah pasien COVID-19 yang semakin meningkat, meningkatnya jam kerja, kelelahan, rasa bahaya dan ketidakpastian, serta kurangnya pengetahuan tentang prosesnya COVID-19 meningkatkan beban kerja karyawan rumah sakit. Tujuan dari ini penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana workload/beban kerja yang dirasakan oleh karyawan RUMAH SAKIT “X” selama masa pandemic COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskritif dengan menggunakan kuesioner NASA-TLX dimana metode ini dapat menganalisa beban kerja dari seorang karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengukur workload karyawan berdasarkan 1. Mental demand (MD), 2. Physical demand (PD), 3. Temporal demand (TD), 4. Performance (OP), 5. Effort (EF), 6. Frustation level (FR). Berdasarkan skor yang diperoleh, diketahui bahwa 33% karyawan memiliki beban kerja sangat tinggi, 41% karyawan memiliki beban kerja tinggi, 14% cukup tinggi, 7% sedang dan 5% memiliki beban kerja ringan. Untuk mengurangi beban kerja perlu dilakukan manajemen beban kerja dengan cara melakukan identifikasi beban kerja,membuat prioritas beban kerja, pembagian tugas yang merata, komunikasi yang baik, serta melakukan evaluasi beban kerja secara berkala serta trauma healing dan pendampingan serta mengkaji dukungan psikologis dan memberikan pelayanan kesehatan jiwa yang bisa dilakukan untuk mengurangi stress kerja karna adanya beban kerja.

Abstract 

COVID -19 has had a major impact on the management of health services, especially in hospitals. As the front line in overcoming the COVID-19 pandemic, hospitals are required to continue to serve and treat patients, especially those infected with COVID-19. Factors such as the increasing number of COVID-19 patients, increased working hours, fatigue, a sense of danger and uncertainty, and a lack of knowledge about the COVID-19 process increase the workload of hospital employees. The purpose of this research is to identify and analyze how the workload / workload felt by HOSPITAL "X" employees during the COVID-19 pandemic. The research method used is descriptive analysis using the NASA-TLX questionnaire where this method can analyze the workload of an employee. This study aims to analyze and measure the workload of employees based on 1. Mental demand (MD), 2. Physical demand (PD), 3. Temporal demand (TD), 4. Performance (OP), 5. Effort (EF), 6. Frustration level (FR). Based on the scores obtained, it is known that 33% of employees have very high workloads, 41% of employees have high workloads, 14% are quite high, 7% are moderate and 5% have light workloads. To reduce the amount of workload, it can be attempted by implementing trauma healing as well as monitoring and evaluating the workload and job satisfaction of employees on a regular basis to support the performance of hospital employees.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

26-06-2023