Jurnal Abdimas Pamenang http://jurnal.stikespamenang.ac.id/index.php/jap <p style="text-align: justify; background: white;">Jurnal Abdimas Pamenang merupakan publikasi ilmiah enam bulanan yang diterbitkan oleh STIKES PAMENANG Kediri. Jurnal Abdimas Pamenang menyajikan informasi dan kajian ilmiah hasil pengabdian masyarakat pada lingkup keperawatan, kebidanan, administrasi kesehatan dan issu-issu terkini terkait masalah kesehatan masyarakat.</p> <p style="text-align: justify; background: white;">Redaksi Jurnal Abdimas Pamenang menerima karya ilmiah hasil pengabdian masyarakat dari bidang keperawatan, kebidanan, administrasi kesehatan dan kesehatan masyarakat dari para intelektual, praktisi, mahasiswa serta siapa saja untuk menulis dan berbagi hasil pengabdian masyarakat maupun pemikiran secara bebas, kritis, kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab. Seluruh artikel yang masuk akan melalui proses review oleh para reviewer dengan bidang kepakaran yang relevan.</p> STIKES Pamenang Kediri en-US Jurnal Abdimas Pamenang 2964-9625 PENDIDIKAN KADER KESEHATAN TENTANG PENGOLAHAN DAUN KELOR UNTUK MENINGKATKAN GIZI KELUARGA http://jurnal.stikespamenang.ac.id/index.php/jap/article/view/122 <p>Potensi daun kelor untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh manusia sangat baik. Daun kelor memiliki manfaat sebagai produk olahan yang bernilai gizi dan bernilai ekonomi yang tinggi.</p> <p>Desa Jajar adalah salah satu mitra dalam Pengabdian Pada Masyarakat yang terletak di Wilayah Puskesmas Wates Kabupaten Kediri. Desa ini memiliki banyak pohon kelor yang tersebar dibeberapa tempat, namun, yang belum dimanfaatkan secara optimal. Daun kelor hanya dimanfaatkan sebagai tanaman pagar dan diolah menjadi sayuran yang kurang memiliki daya tarik dan tidak memiliki nilai ekonomis serta variatif. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang makanan bergizi yang berasal dari olahan dari daun kelor sehingga mampu memproduksi makanan dengan kualitas dan kuantitas baik yang pada akhirnya mampu meningkatkan gizi keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara langsung melalui sosialisasi masyarakat mengenai manfaat dan cara pengolahan daun kelor dilaksanakan di Desa Jajar Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Hasil kegiatan yang dilaksanakan berjalan lancar, hadir 30 kader kesehatan sebagai peserta berperan aktif dalam proses kegiatan. Diharapkan dengan kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan kader kesehatan serta dapat memanfaatkan dan mengolah daun kelor untuk memenuhi gizi keluarga.</p> <p> </p> Susanti Tria Jaya Luluk Susiloningtyas Vide Bahtera Dinastiti Copyright (c) 2022 Jurnal Abdimas Pamenang 2022-12-08 2022-12-08 1 1 1 4 PENDAMPINGAN KELUARGA BALITA DALAM PEMENUHAN NUTRISI PADA ANAK BERESIKO STUNTING DI DUSUN CANGKRING DESA PELEM KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI http://jurnal.stikespamenang.ac.id/index.php/jap/article/view/119 <p>Permasalahan gizi pada usia dini tidak saja berdampak pada terjadinya gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak seperti meningkatnya angka kematian balita. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan peran pendampingan keluarga balita dalam pemenuhan nutrisi pada anak beresiko stunting. Desain yang digunakan adalah eksperimen, dengan melakukan penyuluhan pemenuhan nutrisi kepada keluarga. Analisis yang digunakan adalah menilai pre dan post berat badan balita dan dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil pengabmas ini adalah program pendampingan keluarga balita dalam pemenuhan nutrisi ini memberikan efek pada peningkatan berat badan balita selama 4 minggu. Perubahan berat badan balita pada minggu keempat setelah diberikan pendampingan keluarga mendapatkan nilai p value 0,061 yang artinya mendekati signifikan. Dengan adanya pengabmas ini diharapkan keluarga dapat mengerti tentang nutrisi yang penting diberikan kepada balita untuk mencegah stunting.</p> <p>Kata kunci : Pendampingan keluarga, balita, kurang gizi, Stunting</p> Zauhani Kusnul Erni Rahmawati Copyright (c) 2022 Jurnal Abdimas Pamenang 2022-12-08 2022-12-08 1 1 5 9 PENGUATAN KEMAMPUAN DOSEN PROGRAM STUDI ADMINISTRASI KESEHATAN DI INDONESIA MELALUI UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS BERBASIS EXCEL http://jurnal.stikespamenang.ac.id/index.php/jap/article/view/120 <p>Kualitas suatu tes hasil belajar sangat ditentukan oleh kualitas item-itemnya. Salah satu cara untuk menentukan kualitas suatu tes hasil belajar adalah dengan melakukan analisis soal (item analysis). Berdasarkan hasil evaluasi terhadap mitra, didapatkan gambaran bahwa ternyata tidak banyak dosen di lingkungan program studi Administrasi Kesehatan di Indonesia yang telah menerapkan uji validitas dan reliabilitas untuk mengukur kualitas soal.</p> <p>Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Peserta dapat memperagakan penggunaan aplikasi SPSS dan Ms. Excel untuk pengelolaan uji validitas dan reliabilitas soal. Edukasi kepada dosen dalam bentuk workshop secara daring. Peserta adalah dosen program sejumlah 29 orang. Peserta mendapatkan materi secara teori dan dilanjukan dengan praktik penggunaan aplikasi.</p> <p>Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat didapatkan dari 29 peserta, 17 peserta menyatakan mengikuti pelatihan hingga praktik, sementara 12 peserta yang lain hanya mengikuti / menyimak penjelasan pembicara tanpa ikut praktik dengan alasan tidak menyiapkan komputer atau mengikuti kegiatan workshop sambil mengerjakan kegiatan lainnya. Dari 17 peserta yang mengikuti praktik, terdapat 2 peserta yang akhirnya tidak dapat menyelesaikan karena kebingungan di tengah acara.</p> <p>Respon peserta pelatihan dikelompokkan dalam dua aspek, yaitu respon terhadap penyelenggaraan pelatihan secara umum, yang ditujukan kepada peserta yang mengikuti kegiatan workshop namun tidak mengikuti praktik dengan penuh; dan respon/ penilaian terhadap kepuasan penggunaan aplikasi Excel, yang ditujukan bagi peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan sampai dengan mempraktikkan penggunaan aplikasi uji validitas dan reliabilitas dengan Ms. Excel.</p> Anas Tamsuri Aris Dwi Cahyono Frieda Ani Noor Copyright (c) 2022 Jurnal Abdimas Pamenang 2022-12-08 2022-12-08 1 1 10 16 OPTIMALISASI KADER KESEHATAN REMAJA (KRR) DI SEKOLAH PASCA PANDEMI COVID-19 http://jurnal.stikespamenang.ac.id/index.php/jap/article/view/126 <p>Remaja termasuk kategori dalam kelompok rentan dan masih memiliki pengetahuan yang kurang tentang kesehatan khususnya remaja putri yang beresiko mengalami anemia dan kesehatan reproduksi, seperti resiko gangguan kesehatan reproduksi, pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan, dan HIV/AIDS, maka perlu kegiatan preventif dan promotif seperti penyuluhan dan pelatihan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan (anemia pada remaja putri) &amp; kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2022 di SMAN 1 Pare, sasaran 80 kader kesehatan Remaja, alat ukur menggunakan kuesioner. Materi yang disampaikan tentang Kebijakan sekolah sehat, Usaha Kesehatan Sekolah, Penanggulangan anemia pada remaja putri, Peran KKR dalam dalam screening kesehatan, Praktek screening kesehatan. Evalusi kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh terdapat perubahan peningkatan pada pengetahuan dan sikap KRR, yaitu pengetahuan baik mencapai 67,5% dan sikap positif mencapai 65%. Kegaiatan pengabdian kepada masyarakat pelatiahan terhadap kader kesehatan remaja dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang kesehatan maupun kesehatan remaja sehingga dapat menurunkan angka kejadian anemia pada remaja di sekolah.</p> <p> </p> <p> </p> Ratih Kusuma Wardhani Erni Rahmawati Bambang Wiseno Anas Tamsuri Copyright (c) 2022 Jurnal Abdimas Pamenang 2022-12-08 2022-12-08 1 1 17 22 PELAKSANAAN VAKSINANSI BOOSTER PADA KELOMPOK LANSIA DI PONDOK LANSIA AN NUR KOTA KEDIRI http://jurnal.stikespamenang.ac.id/index.php/jap/article/view/121 <p>Pemberian vaksin covid-19 merupakan salah satu langkah preventif dalam upaya untuk&nbsp; memutus rantai penyebaran covid-19. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan Permenkes Nomor 10 tahun 2021 tentang pelaksanaan vaksinasi dan surat edaran tentang vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan (booster). Virus Covid-19 ini sangat rentan untuk menularkan ke masyarakat yang memiliki beberapa gangguan kesehatan (khususnya pernapasan), anak-anak, dan juga sangat rentan terhadap lansia. Vaksinasi bertujuan untuk memberikan perlindungan spesifik terhadap suatu penyakit tertentu sehingga apabila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut maka tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Indonesia menjadikan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 lanjutan (booster) sebagai&nbsp; upaya peningkatan perlindungan terhadap COVID-19. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kekebalan terhadap COVID-19 terutama pada kelompok lansia di Pondok Lansia An-Nur Kota kediri. Metode Pengabdian masyarakat ini dilakukan mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi dan rencana tindak lanjut pelaksanaan vaksinasi Covid 19. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Serambi Masjid Pondok Lansia An-Nur dengan sasaran Kelompok Lansia yang tinggal di Pondok Lansia An-Nur Kota Kediri. Pengabdian masyarakat dalam pemberian vaksinasi COVID-19 lanjutan (booster) bagi kelompok Lansia yang dilakukan pada hari Sabtu tanggal 18 September 2022 jam 08.00 sampai jam 11.00 WIB di Serambi Masjid Pondok Lansia An-Nur telah berhasil memberikan vaksinasi pada 30 orang lansia. Kegiatan pemberian vaksin COVID-19 kepada Kelompok Lansia ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan&nbsp; tubuh dengan mengaktifkan antibodi dalam tubuh supaya dapat mengurangi dampak dari penularan Penyakit COVID-19 dan sebagai upaya memutus rantai penyebaran penyakit COVID-19.</p> Dwi Rahayu Elfi Quyumi Rahmawati Fajar Rinawati Didik Susetiyanto Atmojo Copyright (c) 2022 Jurnal Abdimas Pamenang 2022-12-08 2022-12-08 1 1 23 29 PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 PADA IBU NIFAS DI RUANG TERATAI RSUD KABUPATEN KEDIRI http://jurnal.stikespamenang.ac.id/index.php/jap/article/view/124 <p>Pengetahuan ibu hamil dan ibu nifas tentang protokol kesehatan Covid-19 sangat penting dalam memberikan kontribusi pengendalian pandemik untuk pencegahan dan penularan Covid-19. Penularan Covid-19 pada ibu hamil dan ibu nifas termasuk berisiko tinggi, dibutuhkan pencegahan melalui protokol kesehatan Covid-19 oleh karena itu peningkatan pengetahuan ibu nifas sangat dibutuhkan. Terdapat komite Pengendalian Penyakit Infeksi (PPI) untuk keberhasilan pengendalian pandemik di Rumah Sakit dengan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan melakukan skrining Covid-19 dan melakukan upaya meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu nifas tentang protocol kesehatan Covid-19, memberikan pendidikan kesehatan melalui KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi). Pendidikan Kesehatan tentang protokol kesehatan Covid-19 merupakan aspek sangat penting dalam pelayanan asuhan kebidanan ibu nifas. Tujuan Pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku tentang protokol kesehatan Covid-19 pada ibu nifas di Ruang Teratai RSUD Kabupaten Kediri. Kegiatan ini berupa edukasi yang dilakukan pada ibu Nifas. Media yang digunakan adalah leaflet. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan (KIE). Jumlah ibu nifas di Ruang Teratei RSUD Kabupaten Kediri sebanyak 100 orang. Hasil pengabdian masyarakat ini didapatkan pada akhir pengabdian masyarakat, pelaksanaan pelayanan edukasi tentang protokol kesehatan Covid-19 oleh Bidan sebagian besar kategori baik 66 orang (66 %). Pengetahuan ibu nifas tentang protokol Covid-19 sebagian besar cukup baik 42 orang (42 %), sikap sebagian besar positif 67 orang (67 %), perilaku sebagian besar baik 44 (44 %). Diharapkan protokol kesehatan Covid-19 ibu nifas terus diupayakan sehingga mengurangi resiko tinggi penularan Covid-19 dan dapat membantu upaya program peningkatkan derajat kesehatan ibu nifas</p> <p> </p> Luluk Susiloningtyas Ratih Kusuma Wardhani Eva Nur Azizah Copyright (c) 2022 Jurnal Abdimas Pamenang 2022-12-08 2022-12-08 1 1 30 41 UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL FASE INISIATIVE DENGAN TERAPI KELOMPOK TERAPEUTIK ANAK PRESCHOOL http://jurnal.stikespamenang.ac.id/index.php/jap/article/view/127 <p>Perkembangan psikososial usia anak preschool merupakan bentuk perkembangan bersifat kumulatif. Sehingga stimulus perkembangan fisik dan mental diperlukan untuk memenuhi tugas di fase perkembangan inisiative. Oleh karena itu, apabila terjadi hambatan psikososial di&nbsp; tahap awal dapat mempengaruhi perkembangan di tahap selanjutnya. Sehingga Anak rentan mengalami gangguan perkembangan jiwa psikososial. Sekarang berdasarkan hasil observasi ibu yang mempunyai peran yang lebih banyak mengasuh anaknya di komunitas Taman kanak-kanak Dharma Wanita II&nbsp; Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri masih banyak yang kurang memahami mengenai cara yang tepat untuk menstimulasi perkembangan psikososial pada anak usia preschool seperti motorik kasar, motorik halus, kognitif, bahasa, emosi, kepribadian, moral, spiritual serta psikososial. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai menstimulasi dengan maksimal perkembangan inisiative pada anak usia preschool, melalui pendekatan terapi kelompok terapeutik (TKT) usia anak preschool. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap yaitu tahapan persiapan, implementasi tindakan TKT yang terdiri dari enam sesi serta evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan pengetahuan orang tua tentang cara menstimulasi perkembangan anak usia preschool setelah dilakukan TKT mengalami peningkatan di tingkat baik. Maka terapi kelompok terapeutik ini direkomendasikan sebagai promosi kesehatan anak untuk menstimulasi perkembangan psikososial kesehatan jiwa anak usia preschool di tatanan pelayanan kesehatan jiwa di masyarakat.</p> Erwin Yektiningsih Nirmala K.S M.Ikhwan Kosasih Copyright (c) 2022 Jurnal Abdimas Pamenang 2022-12-08 2022-12-08 1 1 42 48 UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MELALUI PEMBERIAN PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENATALAKSANAAN TUBERKULOSIS PADA KELOMPOK LANSIA “NGUDI WARAS” SUMBER SARI, PURWOSARI, WONOGIRI http://jurnal.stikespamenang.ac.id/index.php/jap/article/view/135 <p>Tuberkulosis atau yang lebih dikenal dengan istilah TBC, adalah penyakit menular yang masih menyebabkan angka kematian yang tinggi di dunia. 75 % kasus TBC di negara berkembang menyerang kelompok usia produktif (15-50 tahun). Penyuluhan kesehatan penting dilakukan pada kelompok lansia. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kaum lansia tentang penyakit TBC. Metode penyuluhan adalah melalui pendidikan kesehatan langsung (tatap muka) antara penyuluh dan peserta. Sasaran kegiatan ini adalah kelompok Posyandu Lansia Ngudi Waras, desa Purwosari kabupaten Wonogiri sejumlah 40 orang. Selama proses penyuluhan berlangsung semua peserta antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal sampai akhir. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan lansia tentang penyakit TBC serta cara pencegahan penularannya. Sebelum dilakukan pendidikan kesesehatan terdapat 33 (82%) peserta dengan tingkat pengetahuan rendah dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan terdapat 32 (80%) peserta dengan tingkat pengetahuan sedang dan peserta dengan level pengetahuan TBC kategori tinggi 6 (15%) peserta. Sehingga dapat disimpulkan penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan peserta yang dalam hal ini adalah lansia.</p> <p>Kata kunci: lansia, pengetahuan, penyuluhan kesehatan, tuberculosis</p> Nita Yunianti Ratnasari Copyright (c) 2022 Jurnal Abdimas Pamenang 2023-01-22 2023-01-22 1 1 49 54 PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) BAGI PETUGAS MOBIL SIAGA DESA DI WILAYAH KABUPATEN KEDIRI http://jurnal.stikespamenang.ac.id/index.php/jap/article/view/136 <p>Mobil siaga diharapkan mampu membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan segera di desa untuk ditransportasikan ke sarana kesehatan terdekat, sehingga perlu keahlian bagi sopir dan perangkat desa yang membantu proses transportasi. Dengan masalah tersebut diatas maka kami membantu petugas mobi siaga supaya mereka bisa kompeten dalam penangan pertolongan pertama pada kecelakaan dengan memberikan Helath Education tentang BHD (Bantuan Hidup dasar) bagi petugas Mobil Siaga Desa di wilayah Kabupaten Kediri. Metode pelaksanaan yang dilakukan pada pengabdian masyarakat ini adalah metode pendidikan kesehatan. Metode ini dipilih karena sesuai dengan permasalahan masyarakat mitra yaitu belum menguasai panduan penanganan kegawatdaruratan pada kecelakaan dengan benar. Pendidikan kesehatan tentang bantuan hidup dasar (BHD) ini diberikan kepada petugas (sopir dan perangkat desa) mobil siaga dengan total 417 peserta dari 343 desa di wilayah kabupaten kediri.Berdasarkan hasil pengabdian masyakarat ini, peserta pelatihan rata- rata memiliki 75% belum pernah mengikuti atau terpapar mengenai BHD dan 24% orang belum mengetahui tentang BHD. Setelah melakukan kegiatan pelatihan BHD di Stikes Pamenang petugas mobil siaga desa memiliki pengetahuan tentang BHD meningkat dengan kriteria baik sebesar 52%. Keberadaan mobil siaga penting sekali bagi pelayanan kesehatan di masyarakat, sebagai sarana transportasi kepentingan masyarakat desanya, petugas mobil siaga yang sigap dan terampil diperlukan juga dalam membantu operasional mobil siaga ini. Pelatihan BHD bagi petugas mobil siaga sangat bermanfaat bagi masyakarat untuk menyiapkan tenaga yang handal di mobil siaga, sehingga dapat melayani masyarakat secara optimal.</p> Christianto Nugroho Suryono Copyright (c) 2022 Jurnal Abdimas Pamenang 2023-01-25 2023-01-25 1 1 55 60 KELAS BALITA UNTUK MENUJU TUMBUH KEMBANG SEHAT http://jurnal.stikespamenang.ac.id/index.php/jap/article/view/130 <p>Program Kelas Ibu Balita, adalah suatu program untuk kelas ibu balita sebagai media berdiskusi, tukar pendapat, tukar pengalaman akan pemenuhan pelayanan kesehatan, gizi, dan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak yang dibimbing oleh fasilitator tenaga kesehatan dengan menggunakan buku KIA. Pada masa pandemi COVID-19 terjadi pembatasan aktivitas di luar rumah, hal ini membuat pelayanan kesehatan untuk balita di posyandu menghentikan sementara aktivitasnya, seperti kelas ibu balita. Namun, pemerintah memberikan sebuah solusi yaitu dapat dilakukan terintegrasi jenis pelayanan dalam janji temu. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah pertumbuhan dan perkembangan anak tetap terpantau dengan melakukan pendampingan ibu yang memiliki balita di masa pandemi. Metode yang diberikan menggunakan media LCD, buku KIA dan Leaftlet. Hasil akhir dari pengabdian ini didapatkan ibu balita mendapatkan informasi tentang tumbuh kembang anak, dan memiliki keingintahuan dan kesadaran tinggi tentang bagaimana upaya-upaya untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anaknya (100%). Oleh karena itu penting untuk dibuat suatu program inovasi untuk mengoptimalisasi pelayanan kesehatan balita di masa pandemi Covid-19 melalui Kelas Ibu Balita yang merupakan bagian dari upaya untuk terlaksananya Kelas Ibu Balita. Diharapkan program ini terus berlanjut sehingga turut serta mensukseskan program pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).</p> Nurin Fauziah Ratna Feti Wulandari Ratih Kusuma Wardani Copyright (c) 2022 Jurnal Abdimas Pamenang 2023-01-25 2023-01-25 1 1 61 65